Login

User Id
Password

Lupa password? Klik di sini

Belum pernah mendaftar? Daftar di sini

  • Email Artikel
  • Simpan ke Kesukaan
  • Cetak Artikel

KUNJUNGAN KLUB NOVA KE LAPAS WANITA TANGERANG

Oleh : Florentina Lenny Kristiani
KUNJUNGAN KLUB NOVA KE LAPAS WANITA TANGERANG

KUNJUNGAN KLUB NOVA KE LAPAS WANITA TANGERANG

Tanggal 23 November 2011 lalu Klub NOVA berkesempatan mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang.

Atas prakarsa Ibu Onne (pengajar Klub NOVA), Klub NOVA diajak untuk melihat langsung program pelatihan yang diadakan oleh pihak Lapas untuk para penghuninya. Hari itu kebetulan Mbak Galuh “The Semut”, yang juga pengajar Klub NOVA, mendapat kesempatan untuk mengajar para penghuni lapas yaitu pelatihan Glass Painting.
Kami berlima : Ibu Onne, Ibu Emmy, Mbak Galuh, Mbak Lusi (Klub NOVA), dan saya masuk dengan membawa peralatan untuk pelatihan. Masuk gerbang, kami diharuskan menukar tanda pengenal dengan ID Tamu. Selanjutnya semua barang-barang, termasuk hp dan dompet, diharuskan ditinggal di loker yang telah disediakan. Menuju ruang pelatihan, kami harus melewati satu pagar lagi.

Suasana lengang terasa sepanjang kami masuk, tak menggambarkan bahwa lapas tersebut dihuni oleh sekitar 400 orang. Ternyata, area yang kami masuki hanyalah area luar yang hanya boleh dimasuki oleh beberapa penghuni lapas yang telah memenuhi syarat tertentu. Memasuki area gedung pelatihan, tampak beberapa penghuni yang bergerombol, duduk dengan masing-masing memegang pekerjaan tangan. Sebagian besar menyulam.

Ruangan pelatihan adalah satu ruangan ditengah-tengah gedung yang mempunyai banyak ruangan lain yang ternyata digunakan sebagai tempat kerja. Jadi kami berada di ruangan tengah yang dikelilingi banyak pintu yang merupakan workshop para penghuni lapas. Ada ruang salon, ada ruang jahit, dan ruang-ruang lainnya.

Setelah 20 orang penghuni lapas yang telah mendaftar untuk pelatihan Glass Painting siap, kursus pun dimulai. Mbak Galuh dengan sabar menerangkan cara dan step by step membuat Glass Painting. Dari proses pembersihan gelas, cuttering, sampai dengan pewarnaan. Peserta pun langsung praktek dengan semangat.

“Di sini (lapas), para penghuninya sudah jelas vonis hukumannya, jadi mereka tahu berapa tahun mereka akan tinggal di sini. Kebanyakan kasus yang mereka hadapi adalah narkoba dan pembunuhan.” Kata ibu Onne menjelaskan. “Nah, untuk mengisi waktu inilah mereka mengadakan aneka pelatihan keterampilan. Bahkan mereka bisa menerima pesanan / order, dengan tarif yang sudah ditentukan. Uang tersebut menjadi hak mereka yang mengerjakan, tapi dikelola oleh pihak lapas.” Lanjut Ibu Onne sambil menunjukkan daftar tarif pengerjaan.

Sebelumnya Bu Onne menggandeng pengajar Klub NOVA lain yaitu Eka Yunita untuk memberi pelatihan. Bu Onne sendiri sudah mempunyai program rutin memberikan pelatihan di lapas ini.

Untuk hasilnya, Anda bisa lihat gelas-gelas cantik karya mereka.
Bahkan ada peserta yang menunjukkan hasil pelatihan sebelumnya kepada kami. “Mereka sudah seperti anak-anak saya, kalau saya datang mereka pasti memperlihatkan hasil pelatihan yang mereka dapat untuk dinilai”, kata Bu Onne sambil tersenyum.

Lenny

Dilihat : 488 orang
  • Del.icio.us
  • Rating :
  • 3/5 (105 votes)
Belum ada komentar